Home > Serba-serbi > Analisa Fraud via Media Sosial

Analisa Fraud via Media Sosial

Menggunakan media sosial perlu memperhatikan fungsi, manfaat dan pengaturan akun untuk keperluan bebas atau dengan menggunakan otorisasi undangan.

Bentuk topologi jaringan pertemanan di facebook menggunakan Mesh, yang berarti setiap akun dapat terhubung kemana saja, baik dengan otorisasi maupun dengan komunikasi bebas.

Selain manfaat untuk kepentingan e-marketing, e-discuss, e-learning, dapat juga digunakan untuk frauding atau fraudulent.

Facebook friend lie indo

Analisa Fraud di media sosial dapat terjadi seperti berikut;

  1. Awalnya pelaku membuat akun palsu dengan berusaha mencari teman sebanyak2nya..
  2. Maka dari itu waspadalah jika ada akun yang tak dikenal berusaha menambahkan kita sebagai teman
  3. Jika ada akun palsu pelaku yang meminta pertemanan dan diterima oleh pemilik akun tersebut maka tinggal menunggu waktu pelaku melancarkan aksinya
  4. Pelaku dalam modus ini cukup sabar karena pelaku tersebut tidak akan berinteraksi dengan target tapi pelaku tersebut hanya mengamati target…
  5. Kenapa dibilang cukup sabar? Karena fase mengamati target berjalan sangat lama,bahkan ada yang sampai 2 tahun
  6. Mengapa sangat lama?? karena pelaku akan memilih dan memperhatikan target. Target yang dipilih adalah target yang keliatan “berduit”
  7. Orang yang “berduit” atau tidak akan terlihat dari postingan-nya Tidak jarang bukan teman fb yang tidak sengaja kita lihat posting hartanya atau hunting di tempat mahal??
  8. Nah setelah target ditentukan pelaku akan sabar menunggu untuk mengetahui teman/saudara dekat dari target.
  9. Caranya adalah dengan melihat komentar dari postingan target..disitu akan terlihat sangat jelas yang mana relasi dekat atau bukan
  10. Terkadang juga pelaku menghitung jumlah tag terhadap relasi target,semakin banyak tag bersama orang tersebut, maka dapat dpastikan itulah relasi dekat target.
  11. Proses inilah yang membuat pengamatan target memakan waktu lama bagi pelaku..
  12. Setelah informasi tentang relasi target didapat,maka pelaku akan berusaha mencari nomor telepon target dengan cara lihat di info profile, atau dengan sengaja menanyakan nomor hp.
  13. Jika target tidak mencantumkan nomor telepon maka pelaku akan mengganti nama dan photo profile fbnya dengan nama dan foto yang sama dengan relasi tersebut.
  14. Pelaku yang sudah menyamar menjadi relasi target pun mengirim pesan kepada target untuk meminta nomor hp target dengan berbagai alasan.
  15. Setelah nomor telp target didapat maka pelaku hanya tinggal menunggu waktu untuk menipu target,pelaku biasanya akan menelepon di jam sibuk atau di akhir pekan, agar target tidak memiliki waktu untuk konfirmasi ke kantor atau bank yang berhubungan dengan akun bank target.
  16. Setelah dirasakan waktunya tepat pelaku menelepon target dengan berpura2 sebagai relasi dekat target yang sedang mendapat masalah dengan pihak kepolisian, atau bahkan bermasalah dengan mantan suami atau istri yang berkaitan dengan harta warisan atau harta gono-gini.
  17. Dalam beberapa kasus target sama sekali tidak curiga karena target akan sulit membedakan suara temannya dengan pelaku karena situasi di telp sangat bising ada suara sirine + suara dari walkie-talkie dari pihak kepolisian.
  18. Tujuan dari itu semua adalah membuat target panik, setelah target panik pelaku akan meminta transfer sejumlah uang yang biasanya > 5 juta. Bahkan ada yang menyatakan ingin meminjam 1 juta saja, dengan menggunakan akun fb yg sangat tidak mungkin dilakukan oleh yg bersangkutan.
  19. Setelah uang ditransfer oleh target maka pengamatan selama ini yang dilakukan oleh pelaku tidak sia2 dan yang terjadi selanjutnya adalah
  20. Target menagih hutang kepada relasinya tersebut tetapi tentu relasinya tidak akan mau membayar karena relasinya memang tidak pernah meminjam uang tersebut.
  21. Ditahap ini korban akan bingung dan setelah bertemu atau dijelaskan oleh relasinya tersebut, barulah korban sadar bahwa dirinya telah tertipu.
  22. Demikianlah modus penipuan yang mencari data pribadi kita via fb dan/atau media sosial lainnya. Semoga tetap waspada dan perhatikan untuk selalu menggunakan media sosial dengan bijak

Jika bentuknya permintaan bantuan penyimpanan dana/hibah/warisan, maka pada poin 12 diatas, akan berlanjut (setelah berhasil menjadi teman);

  1. Pelaku menceritakan kondisi rumah tangganya yang ada dalam kesulitan atau menghadapi perceraian.
  2. Meminta bantuan agar target mau membantunya menyimpan dana warisan (gono-gini) dari pelaku.
  3. Pelaku minta data2 pribadi calon target (alamat dan data rekening)
  4. Beberapa hari kemudian, pelaku menginformasikan (biasanya via; SMS / Chat), bahwa dana/warisan sedang diurus oleh pengacara si pelaku. Dan memberitahukan bahwa calon target akan dihubungi oleh agen pembawa dana/warisan setelah sampai di Bandara (biasanya; Soekarno-Hatta, Juanda atau, Ngurah Rai)
  5. Kemudian pelaku mengirimkan bukti pengiriman dalam bentuk Airway Bill (AWB Cargo) yang harus dibayar oleh penerima dana (calon target)
    1. Para proses ini, target dapat menelusuri nomor yang tertera di bukti pengiriman AWB Cargo, melaui internet dan berbagai situs yang Crime dan Fraud, untuk mengetahui kebenaran surat atau indikasi lainnya.
    2. Jika target ingin menelusuri melalui perwakilan perusahaan Cargo yg disebut pada bukti pengiriman, maka nomor AWB yang dicantumkan pada bukti pengiriman, adalah tidak valid alias tidak dapat ditemukan di perwakilan Cargo yang ada di Indonesia.
  6. Beberapa hari berikutnya target biasanya akan menerima telepon dari seorang teman agen yang memberitahukan bahwa Mr. Agen telah tiba di Bandara dan memberikan teleponnya kepada si Mr. Agen, agar target dapat bicara langsung dengan Mr. Agen (biasanya: dengan bahasa Inggris ber-logat British).
  7. Target diminta untuk mentransfer dana sebagai biaya pengeluaran paket cargo (yg katanya berisi sejumlah dana/warisan yg telah disebutkan sebelumnya)
  8. Jika target menyepakati maka akan diminta untuk menemui teman si Mr. Agen untuk mengurus biaya pengeluaran cargo.
  9. Biasanya Mr.Agen dan temannya meminta untuk tidak membuka ditempat, dan meminta untuk membukanya dirumah, kalo perlu bersama petugas atau aparat polisi, tapi target sudah tidak akan menemukan kembali si Mr. Agen dan temannya, juga nomor teleponnya sudah dibuang (alias “nomor telepon yang anda panggil tidak dapat dihubungi….”) J
  10. Jika tahapan ini benar2 dilakukan oleh target, maka target akan mendapatkan kiriman paket/cargo dalam bentuk koper, yang kemungkinan besar berisi buku2 yang harganya sangat tidak sebanding dengan biaya pengeluaran paket/cargo.
  11. Berarti target telah benar2 tertipu oleh teman baru FB bersama Mr.Agen dan teman2nya.

Contoh Chatting Pelaku dan Target:

Fraud via Facebook

  • Setelah menjadi teman (mengkonfirmasi)
  • Biasanya akan berlanjut sekitar 2 sampai 3 hari, karena pelaku akan melakukan survey akun target

Pelaku: Halo Apa kabar anda hari ini ? Senang bisa berkenalan dengan Anda. Semoga kita bisa menjadi teman disini . Saya berharap ini akan menjadi awal dari sebuah persahabatan baru. Asli Saya dari Yogyakarta dan sekarang Saya menetap di England bersama Suami Saya. Saya disini Bekerja di perusahaan Suami Saya di bidang kontraktor. jika anda tidak keberatan bisakah anda bercerita tentang diri Anda agar kita saling mengenal satu sama lain

Target: saya bekerja di kantor pemerintah, dan dosen di sebuah perguruan tinggi

Pelaku: Terima kasih balasan Anda … Sejujurnya aku tidak bahagia di sini di Inggris karena aku menikah orang yang salah . dan aku ingin untuk kembali ke saya negara Indonesia . DAPATKAH SAYA PERCAYA ANDA ?

Target: apa masalahnya dengan anda? anda punya suami dan putri/putra yang perlu perhatian anda, jika suami anda bertanggung-jawab, maka anda punya kewajiban untuk memelihara keluarga anda

Pelaku: Senang sekali bisa mempunyai teman baru seperti Anda. Sebelumnya maaf Saya bercerita seperti ini kepada Anda, Saya sudah menikah dengan seorang warga negara Amerika dan Kami menetap di England. setelah sekian lama Kami menikah ada sesuatu hal yang baru Saya ketahui dari Suami Saya ternyata Suami saya sudah menikah dengan wanita lain seorang warga negara Amerika sebelum dia bertemu dengan saya. Dia tidak membawa hal ini untuk memberitahu saya sebelum kami menikah. Jadi saya berstatus istri kedua. sebenarnya Saya hidup bahagia dengan Suami Saya, tetapi kedatangan istri pertamanya yang membuat saya merasa tidak nyaman berada di rumah kami. Saya berencana untuk mendepositkan uang Suami Saya ke Indonesia, yang dimana uang itu adalah hak Saya. Jika Saya tidak bertindak cepat sekarang, Saya akan kehilangan segalanya dalam satu detik. Saya berencana untuk mendepositkan uang sebesar £ 2,000,000.00 GBP {Dua Juta GBP Pounds Inggris] dan berencana kembali ke Indoneisa. Saya menggunakan hak Saya untuk masa depan Saya. Apabila Saya tidak bertindak sekarang, akan ada masalah ketika Suami Saya meninggal dunia nanti, karena istri pertamanya memiliki semua koneksi di perusahaan Kami ini. Jika Anda berniat untuk membantu Saya disini, Saya akan memberikan 25% dari dana Saya kepada Anda untuk usaha Anda. jika Anda bersedia Saya akan mengirimkan kepada Anda sesegera mungkin, tolong balas pesan Saya. Saya menunggu jawaban Anda. Saya harap Anda tidak tersinggung dengan pesan Saya. jika Anda kurang berkenan tidak apa-apa, karena disini Saya tidak memaksakan kehendak Anda. Terima Kasih sebelumnya.

Target: Saya turut prihatin dengan posisi anda. Saya hargai upaya anda untuk ‘menyelamatkan diri anda’. Oleh karena itu saya bersedia membantu saya, dengan catatan tanpa harus membiayai lebih dulu deposit yg akan anda lakukan. Namun saya bersedia menampung deposit anda di bank account yg saya miliki. *btw; semoga anda senantiasa bahagia.

Pelaku: Assalamualaikum Jadi karena alasan seperti yang telah saya ceritakan itulah,secara pribadi saya memohon bantuan anda untuk membantu saya menerima dana tersebut dan menyimpannya di Indonesia,setelah saya memindahkannya dari Inggris. Saya menawarkan 25% dari total dana yang terkirim untuk segera anda ambil dan menyimpan yang 75%nya untuk saya dan juga 5% untuk setiap pabean izin Anda akan membuat di Indonesia karena saya tidak dapat mengirim uang , kepada Anda untuk pengeluaran di Indonesia karena suami saya adalah pemantauan account saya.Jika Anda setuju kemudian mengirim saya anda informasi 1.Nama Lengkap. 2.Umur. 3.Jenis Kelamin. 4.Nomor Telepon. 5.Alamat Lengkap. 6.Pekerjaan. 7.Fotocopy tanda pengenal/KTP. Karena hal ini akan saya sampaikan kepada Pengacara saya untuk digunakan menyiapkan Dokumen Perjanjian yang dibutuhkan apabila kita bisa bekerjasama. Teri makasih.Tuhan Memberkati anda.Karena hal ini akan saya sampaikan kepada Pengacara saya untuk digunakan menyiapkan Dokumen Perjanjian yang dibutuhkan apabila kita bisa bekerjasama. Terimakasih.Tuhan Memberkati anda.

Target: Oke ini informasi saya: 1.Nama : Agus Triyono, 2.Umur : 30, 3.Jenis Kelamin : Laki-laki, 4.Nomor Telepon : 085893171766, 5.Alamat Lengkap : Jl. Ir. Haji Juanda No.287, Surabaya. 6.Pekerjaan : Karyawan 7.Fotocopy Pasport : xxx xx xxx xxx

*For make me sure about you, I need your detail information

Pelaku: Terima kasih untuk pengertian dan kebaikanmu dear,saya merasa bangga memiliki orang yang sangat baik hati sepertimu,please selalu ingat untuk menjaga rahasia ini dari orang lain dan saya yakin kamu akan selalu menjaga kepercayaan saya denganmu dan kamu tidak akan mengecewakan kepercayaan itu,saya akan registrasikan untuk pengirimannya dan saya akan beritahu kamu untuk informasi selanjutnya,

Pelaku: ini adalah nomor ponsel saya +447517309661

Categories: Serba-serbi
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: