Archive

Archive for the ‘Teknologi’ Category

Unggah File ke Virtual Drive Cloudme.com

March 23, 2016 Leave a comment

Tidak ada alasan ketinggalan file ataupun flashdisk, yang mungkin adalah tidak punya kuota, tidak dapat akses wireless, ataupun tablet tidak ada baterai (dan inipun masih dapat dilakukan dengan cara meminjam ๐Ÿ™‚ )

Ketika kita bekerja ditempat lain atau di pulau lain bahkan di negara lain sekalipun, seharusnya kita dapat melakukan task itu karena data kita dapat di akses dimanapun (asalkan kita punya Virtual Storage, Online Storage yang setiap akunnya berkapasitas 15Gb s/d 25 Gb)

Berikut cara kita upload file ke Online Storage https://org.cloudme.com

  • Pastikan memiliki akun di cloudme.com
  • Login menggunakan usernave dan akun yang dibuat di Cloudme.com
  • Atur window browser yang sudah login jadi setengah area monitor, dan posisikan disebelah kiri (atur sesuai selera)
  • Buka folder berisi file yang akan diupload.
  • Atur window folder menjadi setengah monitor dan posisikan di sebelah kanan monitor.
  • Pada window Cloudme.com yang telah login dengan akun, buatlah folder sesuai nama folder yang ada di folder yang akan di upload (untuk lebih mudah gunakan fasilitas copy nama folder di window folder yang sudah terbuka, dan buat folder di window Cloudme.com yang telah login, pada posisi pop-up New Folder, paste hasil copy folder sebelumnya)
  • Lakukan cara yang sama untuk semua folder.
  • Buka folder di Cloudme.com dan buka folder di folder komputer yang akan di unggah filenya.
  • Pilih (select) file yang ada dalam folder komputer yang akan diupload lalu klik dan tahan, kemudian drag (geser) ke window Cloudme.com yang telah terbuka foldernya dan lepas klik diposisi folder Cloudme.com yang telah terbuka tersebut dan tunggu sampai proses unggah (upload) selesai.
  • Lakukan cara yang sama untuk file dari folder yang sama.

Untuk memvisualisasikan proses tersebut dapat kita cermati video berikut;

Advertisements
Categories: Materi, Serba-serbi, Teknologi

Hijack melalui aplikasi atau plug-in

February 15, 2016 Leave a comment

Force Marketing / Pencurian data pribadi melalui aplikasi atau plug-in iklan di browser

Pada awalnya kita ingin mencari aplikasi atau ingin melihat demo game yang sebagian besar berbasiskan Flash. Kemudian browser anda member peringatan bahwa flash player di browser anda telah kedaluarsa, walaupun sesungguhnya komputer anda telah memiliki Flash Player yang baru (missal: versi 20.x) dan diminta untuk menginstal yang baru (padalah hasil download dari browser adalah versi 15.x namun telah disusupi oleh program / plug-in yang akan mencuri data-data pribadi melalui berbagai link iklan ataupun meminta untuk mengisi form tertentu).

image001 image002

Setelah anda men-download flash player (hasil hijack / bajakan)

image003

dan mulai menginstalasi flash player palsu tersebut, jika anda langsung menginstalasikan tanpa memilih menu custom, maka computer anda akan langsung terinfeksi, baik melalui aplikasi ataupun plug-in di browser yang anda gunakan.

image004a

Karena flash player yang anda download telah menitipkan (menyisipkan) program / plug-in Palikan Search yang bertindak seolah-oleh sebagai mesin pencari yang akan menawarkan link-link iklan yang bermaksud mencuri data-data pribadi di computer anda termsuk email, telepon, password dan data-data lainnya. Jadi pastikan anda menggunakan komputer dan browser dengan sikap attentive, awareness dan care. Gunakan perangkat gadget anda dengan bijak.

Jika proses instalasi tersebut dilanjutkan, maka computer kita akan terinfeksi oleh virus dari file aplikasi maupun dari plug-in di browser yang kita gunakan. Dalam istilah marketing biasa disebut dengan force marketing (pemasaran yang memaksa melalui program gratis atau iklan di halaman web yang memasang palikon search.

Palikon.com adalah plug-in pembajak melalui browser, atau program yang sangat tidak diinginkan yang bertindak seolah olah sebagai mesin pencari (search engine). Palikon cukup terkenal, namun bukannya memberikan anda tentang hasil pencarian yang sangat baik, tapi palikon (bahkan sejenisnya yang sangat banyak di halaman web) yang membawa anda (pencari game atau aplikasi gratis) dan memberikan pada anda beberapa hasil yang tidak akurat dan penuh link sponsor. Rupanya, palikan.com dikembangkan oleh personil krimilal di dunia maya dengan tujuan mengumpulkan informasi krusial (penting dengan maksud pencurian data pribadi), seperti sejarah yang terjadi pada beberapa browser, cookies dan bahkan program/aplikasi pelindung password (yang menurut anda sebagai pengaman, namun sejatinya adalah pencurian data pribadi).

Jika anda benar-benar melanjutkan menginstalasi Flash Player update yang telah ter-hijack tersebut dengan normal atau tanpa kustomisasi, maka anda akan mendapatkan tambahan plug-in di browser anda yang bertindak seolah-oleh sebagai mesin pencari (yang pastinya akan mencuri data-data pribadi di komputer anda)

Maka kewaspadaan, kesadaran dan kepedulian pada perangkat komputer atau gadget anda menjadi hal yang penting, jika anda tidak ingin bermasalah dengannya ๐Ÿ™‚

image005

Dan yang pasti bukan hanya aplikasi / plug-in seperti diatas yang beredar di dunia maya, pasti akan sangat banyak dengan nama yang berbeda-beda dan bahkan mungkin sangat menarik perhatian anda.

Categories: e-commerce, Teknologi

Masterplan Kurikulum dan Pendidikan Geratis

November 13, 2009 Leave a comment

Berbicara kualitas pendidikan tidak terlepas dari “Masterplan Kurikulum & Arah Pendidikan Nasional” . Ada tidak ya hal tersebut dalam pendidikan di negari ini? Bagaimana dengan buku pelajaran yang saling berbeda dari tahun ke tahun, sehingga kesannya buku pelajaran tahun sekarang bisa dijadikan bungkus kacang tahun depan, kalau sudah begini bagaimana dengan anak dari keluarga yang tidak mampu ya untuk mendapatkan hak akses pada sebuah buku panduan untuk kecerdasan kelak?… hhhmmm…

Yah… ini khan seperti gaya lama untuk mendapatkan proyek pengadaan buku, sehingga buku2 untuk tahun berikutnya sudah beda2 halamannya walaupun isinya sama, tapi kalo siswa sekolah dasar kan jadi bingung kalo halamannya beda. apa memang ini disengaja biar setiap tahun siswa yang katanya geratiiis , tetep harus beli buku, walapun buku punya kakak kelas masih ada dan bisa digunakan.. pemerintah harus ikut campur dengan serius supaya buku bisa digunakan minimal 5 tahun kedepan. walaupun sudah ada buku elektronik bse diknas, tapi para guru sangat sedikit yang mau pake buku dari bse….. apa sih masalah sebenarnya???

Belum lagi ditambah dengan ditemukannya buku ips yang telah diedarkan oleh diknas dengan nama file kelas04_sd_ips_tantya.pdf yang ternyata halamannya pada berantakan (dari hal. 1 s/d 20) yang muncul halaman ganjil semua, sehingga dari hal. 19 langsung hal. 21, begitu juga dari hal. 170 s/d 210 yang muncul juga halaman ganjil semua, padahal sudah didistribusikan ke sejumlah sumber termasuk sourcenya kang onno, telkomspeedy, dan di bse sendiri sampai saat postingan ini ditulis, semuanya menyimpan file-file judul buku tersebut yang halamannya berantakan. Seharusnya kan ada petugas yang mem-verifikasi sebelum beredar, ini masalah nasional loh…. kok menampilkan yang berantakan, apa kata dunia!!!

Mungkin kekacauan halaman ini juga jadi penyebab guru pada malas pake buku dari bse, selain gratis tentunya…. karena imbas dari gratis, kata sebagian besar guru2 mulai dari sd sampai sma/smk yang saya temui mulai dari beberapa di jawabarat, sumatera dan sulawesi, menjadi penyebab turunnya kualitas pendidikan, karena sekolah sudah tidak mampu lagi membiayai kegiatan yang biasanya dilakukan sebagai ekstrakulikuler disekolah…….

Ditambah lagi dengan perencanaan pembangunan di sebuah smpn di ciputat/cirendeu yang tidak tepat. Yaitu dengan pemungutan yang sangat jauh berbeda dengan hanya berjarak satu periode penerimaan, dengan cara memungut sekitar 3 juta untuk sumbangan pendidikan disekolah pada tahun anggaran 2008, sementara pada tahun anggaran 2009 sekolah hanya meminta sumbangan pendidikan sejumlah 1,5 juta saja. Apakah ini karena desakan walimurid pada tahun anggaran tersebut sehingga perbedaanya mencapai 2kali lipat, bagaimana sekolah membuat perencanaan anggaran yang demikian dapat membuat kecemburuan orang tua siswa???

source: http://forum.kompas.com/showthread.php?p=592100#post592100

Bahka menurut saya harus ada petugas survey untuk menentukan mana yang layak dapat gratis (BOS / BSE) dan mana yang tidak, agar tidak sia-sia program pemerintah yang telah dibuat yang juga menggunakan anggaran rakyat (pajak) pada saat rapat penentuannya dengan bapak-bapak di dpr sana. Supaya yang bisa membayar ya tetap membayar, sedangkan yang tidak mampu juga harus mendapatkan haknya untuk ikut menerima pendidikan dengan baik dan tidak menjadi korban kebijakan BOS maupun buku geratis, hanya karena tidak tepat sasaran.

Tapi pengawasan ini juga merupakan hal yang sangat memberatkan, karena buktinya bapak presiden (SBY) dan bapak ketua MA (Hendarman S) tidak bisa menjamin anak buahnya untuk bertindak dengan benar, karena yang mengawasi mereka selanjutnya hanya dirinya sendiri dan Allah Yang Maha Melihat, tapi para aparat keadilan telah sengaja menganggap Allah itu tidak melihat (na’udzubillahi min dzalik) dengan cara memainkan rasa keadilan rakyat, bahkan bertindak seperti wayang, sedangkan dalangnya adalah orang2 berduit yang ingin selamat dari jeratan hukum yang mereka pikir Indonesia masih bisa dibeli hukumnya (ternyata terbukti, khan…) walau sekarang telah menjadi pertentangan antara Cicak (KPK), Buaya (POLRI) dan Godzilla (MA)

Semoga para pemimpin kita baik Eksekutif, Legislatif maupun Yudikatif dapat bertindak dengan penuh tanggung jawab, karena “yang melihat dan memantau hanya Allah saja”, kata SBY dan Hendarman

LK87

November 6, 2009 Leave a comment

Lowongan Kerja Pekerjaan Di

Munkin anda atau teman anda membutuhkan informasi lowongan ini

Categories: Serba-serbi, Teknologi

Diklat Vokasi Region IV Makassar

June 9, 2009 Leave a comment

Diklat Vokasi TIK untuk Peningkatan Kompetensi Guru SMK di region Makassar yang dilakukan selama 12 hari termasuk keberangkatan dan kembali dapat berjalan dengan antusias walaupun ada sedikit yang merasakan kejenuhan karena materi yang mungkin tidak sesuai yang diharapkan.

Kegiatan hari 1 (sesi Kebijakan)

IMG_0775

Kegiatan pada hari ke 4 (sesi TIK untuk Kehidupan Pembelajaran dan Kerja) adalah sebagai berikut;
IMG_0847
IMG_0855
IMG_0846
IMG_0856
Categories: Edukasi, Teknologi

OSS vs License

May 18, 2009 Leave a comment

Memanfaatkan OpenSource lebih cenderung meminimalisir gangguang keamanan termasuk virus, daripada menghemat anggaran. Karena sebagaimana telah kita ketahui penggunaan OpenSource belum begitu merajalela layaknya software license. OpenSource sangat cocok dengan institusi dengan minimal budget atau organisasi penganut “technology free for all”ย  sebagaimana yang di kampanyekan oleh pembuat license GPL yang cenderung jarang yang menggunakan alias tidak familiar dan pasti perlu pengorbanan juga untuk dapat mudah memahaminya. Sementara pemanfaatan License berbayar, sangat cocok dengan instansi dengan optimal budget atau penganut “technology need sacrifice”.

Semuanya kembali kepada kita masing-masing apakah akan berkiblat pada OSS atau License berbayar, tapi yang jelas masing-masing punya konsekuensi. Ini bukan berarti OSS tidak banyak serangan atau virus, karena sudah menjadi faham para hacker adalah “tiada waktu tanpa serangan atau intaian”. Hacker akan selalu mengintai dan bekerja dikala anda kelelahan (tertidur) dan tidak perduli apapun software yang anda gunakan.

Touch Screen

November 5, 2008 Leave a comment

Touch screen (layar sentuh) merupakan layar komputer (notebook) yang dapat juga berfungsi sebagai perangkat input. Layar ini memiliki sensitifitas terhadapa sentuhan, pengguna dapat berinteraksi dengan komputer dengan cara menyentuh ikon atau teks yang ada di layar.

Ada tiga macam teknologi touch screen:

Resistive

Panel touch screen Resistive adalah lembaran lapisan metalik tipi yang memiliki konduksi elektrik dan lapisan resistif yang dapat menyebabkan perubahan arus listrik yang deregister sebagai sebuah kejadian sentuhan dan memberikan perintah pada kontroler berupa proses. Panel touch screen Resistive umumnya hanya dapat dijangkau hingga 75% tingkat kejelasannya dan layer sangat sensitive terhadap benda tajam. Panel touch screen Resistive sangat tidak cocok untuk pemakaian diluar ruangan yang mungkin dapat terkena debu atau air.

Gelombang Permukaan

Surface wave (gelombang permukaan) merupakan teknologi gelombang permukaan yang menggunakan gelombang ultrasonic yang berada dipermukaan panel touch screen. Jika panel disentuh, maka sebagian gelombang akan merespon. Respon sentuhan ini akan merubah gelombang ultrasonic yang ada pada posisi yang disentuh dan memberikan informasi ini kepada kontroler untuk dilakukan pemrosesan. Panel touch screen gelombang permukaan ini adalah tipe yang paling bagus, tetapi juga sangat sensitive terhadap sentuhan elemen dari luar.

Kapasitif

Panel touch screen Kapasitif adalah lapisan dengan material yang menyimpan efek listrik. Jika panel ini disentuh, maka sebagian kecil yang telah diatur sebelumnya menjadi sebuah bagian kontak. Sirkuit ini berada pada tiap sudut panel yang memuat respon dan selanjutnya memberikan informasi kepada kontroler untuk diproses. Panel touch screen kapasitif ini harus disentuh dengan jari, yang tidak seperti Resistive maupun Surface wave yang dapat disentuh dengan jari maupun stylus. Panel touch screen Kapasitif tidak mudah merespon elemen dari luar dan memiliki tingkat kejernihan yang baik.

Categories: Teknologi